Samsung Resmikan Perpustakaan Digital di Mal Kota Kasablanka  

Sabtu, 22 Oktober 2016 | 12:36 WIB

Samsung Resmikan Perpustakaan Digital di Mal Kota Kasablanka  

Samsung. AP/Ahn Young-joon

TEMPO.CO, Jakarta – Samsung Electronics Indonesia meluncurkan perpustakaan digital bernama Smart Library. Bersama dengan peluncuran perpustakaan digital, Samsung juga meluncurkan ruang membaca Samsung Smart Library di Samsung Experience Store, mal Kota Kasablanka, Jakarta Selatan.

Samsung Experience Store ini dapat digunakan pengguna Samsung atau masyarakat Jakarta untuk membaca koleksi buku digital yang dimiliki perpustakaan Samsung Indonesia dan perpustakaan yang tergabung dalam aplikasi iJakarta.

Baca:
LG V2 Siap Ramaikan Pasar Indonesia
LeEco Perkenalkan Sepeda Pintar dengan Basis Android
Saham Nintendo Jeblok Setelah Rilis Konsol Game Terbaru

“Samsung memantapkan diri untuk membawa buku-buku digital untuk masyarakat, karena itu kami mendukung gerakan pemerintah DKI Jakarta, gemar membaca dengan aplikasi iJak,” kata Lee Kang Hyun, Vice President Samsung Electronics Indonesia, di mal Kota Kasablanka, Jumat 21 Oktober 2016.

Menurut Lee, masyarakat yang cerdas bisa terbentuk dengan kegemaran membaca buku. Untuk bisa menghadirkan program corporate social responsibility bagi keluarga, Samsung memilih mal sebagai tempat disediakannya perpustakaan digital.

“Kami sekaligus mendonasikan 1.000 buku digital untuk program ini,” kata Lee. Ia menyatakan buku-buku ini akan dihadirkan secara bertahap di aplikasi Samsung Smart Library dan iJakarta.

Nantinya seluruh konsumen Samsung, ataupun warga Jakarta yang berada di mal tersebut dapat memanfaatkan fasilitas ruang membaca yang disediakan Samsung. Samsung menyediakan sebuah ruang terbuka khusus dengan fasilitas meja dan kursi beserta perangkat sabak digital (tablet) Samsung Galaxy untuk digunakan membaca di lokasi Samsung Experience Store.

Lee menyatakan mal Kota Kasablanka dipilih Samsung sebagai tempat tersedianya ruang perpustakaan digital karena mal saat ini menjadi ruang tempat berkumpulnya anak muda dan keluarga. “Kami ingin beri pengalaman yang nyaman dengan membuat Samsung Smart Library, untuk baca buku apa pun.”

Penulis buku, Clara Ng, menyatakan senang dengan ruang membaca yang disediakan pemerintah DKI Jakarta bersama Samsung. Menurut dia, keberadaan perpustakaan digital memberi ruang membaca baru bagi buku-buku. “Sering kali buku yang baru terbit tidak mendapat ruang, kesempatan untuk dibeli ataupun dibaca. Di toko buku hanya 1-3 bulan saja buku terlihat, selebihnya menghilang,” katanya.

Era digital masyarakat saat ini diakui juga mengubah cara hidup masyarakat. Anak-anak saat ini sangat fasih memegang perangkat elektronik dan kebiasaan seperti memegang tablet atau ponsel memang bisa dimanfaatkan untuk menyediakan ruang membaca.

Lee menyatakan, setelah perpustakaan di mal Kota Kasablanka, Samsung juga akan membuka dua lokasi perpustakaan digital lain. Mal Central Park dan Mal Ambasador akan menjadi lokasi baru disediakannya fasilitas membaca bagi masyarakat.

MAYA NAWANGWULAN

Source

Artikel lain yang patut anda baca:

Pencarian yg berkaitan dengan artikel ini:

abg vs kakek diruang tamu part 2, abg vs kakek di ruang tamu part 2